Apakah Beragama Menjadi Jaminan Seseorang Menjadi Baik


Beragama menurut saya pasti memunyai jaminan seseorang untuk menjadi lebih baik. Dengan syarat dia beragama yang baik dan mentaati patuh terhadap apa yang diperintahkan dan dilarang oleh agama tersebut. Mengapa agama bisa menjamin anda bisa menjadi lebih baik.

Agama mempunyai aturan yang berasal dari tuhan itu sendiri. Sama halnya ketika membeli sebuah komputer ada jaminan bahwa ketika anda menggunakan sesuai dengan petunjuk buku cara penggunaanya disana terdapat kelayakan pemakaian. Apalagi manusia yang sangat dinamis bisa berfikir bahkan pencipta komputer itu sendiri ada aturan, manusia juga harus ada aturanya agar dia bisa menjamin dirinya sendiri menjadi lebih baik dengan menjalankan aturan dari buku tuhan ( kitab suci )

Lihat orang orang dulu, seperti orang jahiliyah sebelum rasul muhammad turun, bagaimana akhlak mereka membunuh bayi perempuan, dan lain sebagainya. Menurut mereka sah sah saja karena tidak aturan yang jelas untuk mengatur kehidupan. Setelah agama ada, baru mereka diatur dengan aturan tuhan dimana seseorang yang tidak mentaati akan terkena keadilan akhirat. Orang membunuh 100 dan membunuh 1.000.000 manusia. Apa hukuman yang terbaik menurutmu ? Tidak ada hukuman didunia yang bisa mengadili kasus semacam ini. Mungkin dia hanya dihukum mati, Lalu selesai. dia hanya merasakan mati 1 kali saja, bagaimana dengan rasa sakit dari 999.999 manusia.

Itulah mengapa jaminan menjadi orang baik pasti beragama dangan baik pula. Apakah ada atheis yang baik dan atheis yang tidak baik ? Ini cara berfikir kurang benar. Atheis tidak ada aturan yang mengikat mereka terhadap aturan kehidupan manusia. Aturan tersebut hanya berlandasan dari kesepakatan saja, siapa yang berbuat dan menindas menyakiti orang dia harus dihukum. Intinya seperti itu bentuk aturanya. Bagaimana jika separuhnya mengingkari kesepakatan itu? Apa yang terjadi, tidak akan adanya keadilan. Dan itu perilaku yang tidak baik.

Bagaimana jika seseorang mempunyai kekuatan seperti firaun, dia paling tinggi kedudukanya. Siapa yang berani mengatur orang seperti dia, kalo bukan sang pencipta. Meskipun akhirnya dia diazab oleh sang pencipta.

Kesimpulan yang bisa diambil, adalah agama itu mengatur kehidupan seseorang. Agar seseorang bisa diatur maka dia harus beragama dulu. Setelah mereka beragama mereka harus menjadi orang yang baik dalam beragama dengan menjalankan perintah dan larangan tuhan. Dikalau dia beragam tapi tidak baik setidaknya mereka tahu kaidah benar dan tidak, perilaku yang salah dan benar. Contoh menyakiti orang lain itu tidak benar perbuatan buruk, meskipun itu perintah tuhan, tapi kalopun orang yang tak percaya tuhan pasti mengatakan bahwa itu juga perbuatan buruk.

Beragama itu dapat menciptakan kondisi seseorang berfikir apakah berbuatanya termasuk baik atau buruk. Kalo mereka tidak beragama, bagaimana ia bisa melihat bahwa kebaikan dan keburukan seperti ini dan ini itu dan itu. Membantu, menolong, memberi itu adalah bagian dari perintah agama. So konsep kebaikan mana yang tiba² muncul ini tanpa didasari ilmu kebaikan dalam agama.

Menurutku hanya itu saja, yang bisa saya sampaikan.
Muhammad Miftahul Ulum

MuhammadMiftahulUlum.com merupakan blog informasi didirikan mulai tahun 2014 blog ini berbagi tentang informasi dari pengalaman, tips dan trik, komentar dari sisi penulis. Saya adalah seorang yang selalu ingin belajar tentang banyak hal dan membagikan apapun tentang banyak hal.

Diberdayakan oleh Blogger.