Pecah Ketuban Rembes Waktu Hamil Tanda Bahaya Akan Datang Pengalaman

Pecah Ketuban Rembes Waktu Hamil Tanda Bahaya Akan Datang - Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kehamilan. Berbagi pengalaman ini saya tulis ketika sudah h+1 dari istri saya selesai melahirkan. Alhamdulillah sekarang dekbay selesai menjalani opservasi dari rumah sakit dan tidak terjadi masalah. 


Banyak sekali yang akan menjadi calon ibu tetapi masih khawatir tentang tanda tanda persalinan, tanda tanda ini memang banyak sekali dijelaskan diinternet bahwa ada kontraksi yang terjadi setiap 3 Menit - 10 Menit. Tetapi apabila kontraksi terjadi hanya sekali saja dan tidak menerus menerus sudah dipastikan bahwa itu adalah kontraksi palsu, Jadi fasenya adalah adanya kontraksi palsu, lalu muncul kontraksi yang asli.


Ingat untuk calon ibu dan calon bapak bahwa fase normalnya untuk melahirkan adalah adanya kontraksi palsu dilanjutkan dengan kontraksi asli mulai dari pembukaan pertama sampai pembukaan ke 10, Disaat itu baru ketuban pecah. Tetapi ada fase dimana hal ini sering terjadi ketika ketuban pecah terlebih dahulu atau rembes dan tidak disertai dengan kontraksi. Hal ini menandakan adanya bahaya.


Begitu juga pengalaman istri saya. Begitu sudah masuk minggu ke-39 ternyata ada rembesan air ketuban. Pertama tama saya cukup kebingungan ketika terjadi rembesan air, Rembesan air ini juga tidak begitu saya mengerti. Kita tahu banyak sekali jenis air yang keluar, mulai dari keputihan, air ketuban, atau air kencing.


Sebenarnya kita sudah diberi tahu oleh bidan, apabila ada kebocoran air ketuban harus cepat cepat dibawa kerumah sakit, karena ini adalah gejala bahaya dan bisa menyebabkan infeksi pada bayi, Disini kesulitan saya ini bingung untuk mengetahui apakah ini air ketuban atau bukan, Akhirnya saya putuskan untuk membeli sebauh kartas ajaib bernama kertas lakmus. Fungsi kertas lakmus ini untuk mengetahui air keluar tersebut adalah air ketuban atau bukan, Kertas lakmus itu pilih yang warnanya merah ya jangan biru. Fungsi warna tersebut berbeda.


Setelah saya membeli kertas tersebut, baru saya berikan ke istri saya. Magrib pun tiba setelah turun dari masjid utuk menunaikan sholat magrib, saya diberi tahu bahwa telah terjadi kebocoran air ketuban dan istri sudah periksa hal tersebut dengan menggunakan kertas lakmus, dan ternyata benar. Kertas tersebut berubah menjadi warna biru, Artinya bahwa itu adalah air ketuban.


Begitu saya tahu itu air ketuban saya sudah khawatir terhadap dekbaynya, Tetapi istri saya masih tidak yakin dengan kondisinya bahwa itu akan jadi masalah nantinya dan saya katakan harus segera ke rumah sakit. Istri tetap saja bersikeras bahwa tidak apa apa, karena ia merasa bahwa dia tidak merasa kesakitan, atau kontraksi. Akhirnya setelah berdebat, dan saya paksa untuk pergi ke bidan dekat rumah. Untungnya pada hari minggu sorenya buka. 


Saat itu sudah pergi kesana dan diperiksa, saya mengatakan bahwa terjadi ketuban rembes. Dan benar bidan tersebut menyatakan bahwa ini darurat bisa berbahaya bagi janin, Dan mengatakan bahwa harus segera dibawah kerumah sakit. Dan saat itu saya bergegas pulang dan langsung menuju kerumah sakit.


Baca Cerita Menemani Istri Melahirkan Normal


Begitu sudah sampai kerumah sakit, dan melakukan proses adminsitrasi, bidan bertanya sejak kapan air ketuban ini rembes, kita jawab pagi sekitar jam 8. Setelah melahirkan pada esok harinya jam 3.30 dini hari. Bayi harus diopservasi karena ketuban pecah dalam waktu lebih dari 12 jam, Hal ini ditakutkan ada masalah pada bayi entah itu keracunan air ketuban atau terjadi infeksi. Alhamdulillah kini dekbay sudah bisa pulang dengan kondisi sehat. Coba saya sebagai suami tidak mengkhawatirkan terkait hal ini dan mendengarkan perkataan istri bahwa dia tidak apa apa dan tidak bergegas ke rumaha sakit, Sudah beda cerita sepertinya.


Jadi sebagaimana informasi yang telah diberikan bahwa pecahnya ketuban merupakan tanda bahaya yang akan datang, Air ketuban merupakan air untuk melindungi bayi dari benturan dari suhu dan lain sebagianya, Pecahnya air ketuban bisa dikatakan tidak apa apa saat kontraksi dan melahirkan kurang dari 12 jam sejak ketuban pecah. Maka ingat ketika pelindung itu bocor maka perlu penanganan lebih lanjut. Saya sarankan anda selalu sedia kertas lakmus warna merah untuk mengetahui lebih mudah akan pecah ketuban atau rembesnya air ketuban


Related Posts

Post a Comment

Lebih bermanfaat bagi para pembaca lainya dengan meninggalkan jejak Komentar ^_^

MMU Menerima Content Placement Dan Back Link
Terimakasih Telah berkunjung , Ada yang bisa saya bantu? ...
Chat Sekarang