Pentingnya Negatif Testing Dalam Pengujian Aplikasi

Pentingnya Negatif Testing Dalam Melakukan Pengujian Aplikasi - Setiap pembuatan aplikasi pasti memiliki beberapa modul, dan didalam modul tersebut terdapat beberapa fitur. Setelah melakukan development aplikasi Pasti juga akan dilakukan testing pada fitur tersebut. Testing inilah yang biasanya dilakukan oleh development dengan melakukan positif testing, dimana positif testing ini dilakukan untuk memberi tahu bahwa aplikasi untuk fitur tersebut sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh dev.

Nah kali ini seorang developer juga harus melakukan beberapa testing negatif, apa itu testing negatif ? Testing negatif ini adalah segala sesuatu yang dinputkan oleh user ke sistem dan sistem mampu untuk menolak data tersebut. Data tersebut tidak diharapkan oleh developer sehingga sistem harus menolak sesuai dengan harapan developer.

Dari pada postifi testing, negatif testing ini merupakan percobaan yang wajib diperhatikan, negatif testing ini yang membuat data yang ada disistem sesuai dengan yang diinginkan, sesuia data real, dan tidak bercampur dengan data data yang tidak harusnya disimpan.

salah satu contoh adalah fied untuk insert, update kedalam database. dimana setiap field yang mempunyai file type number, int, tidak boleh di inputkan yang mengandung string, type datetime tidak boleh dimasukan kecuali hanya tanggal, lalu boolean tidak boleh diinputkan selain true dan false. Field varchar yang ditujukan untuk menyimpan sebuah nama tidak boleh memasukan sebuah kalimat yang panjang dan lain sebagainya. Menginpukan data yang sama. dan masih banyak lagi.

kemungkinan kemungkinan inilah yang harus disadari oleh developer dalam membangun sebuah aplikasi, apalagi aplikasi yang berbasis online yang bisa diakses oleh beberapa tipe user. Kita tahu bahwa setiap user mempunyai pendidikan yang berbeda beda, mempunyai latar belakang dalam memahami alur sistem berbeda. Akan hal inilah mengapa negatif testing diperlukan. Agar data yang disimpan ke sistem adalah data yang konsisten.

Apa yang dimaksud dengan data yang konsisten, data konsisten adalah data yang bisa dioleh oleh sistem tanpa terdapat kesalahan apapun. Data yang diharapkan untuk masuk kesistem dan data yang tidak boleh masuk kesistem. Positif testing adalah data yang diharapkan untuk masuk kedalam sistem, dan negatif testing adalah data yang tidak diharapkan untuk masuk kedalam sistem. 

Kalo kita lihat negatif testing merupakan kondisi dimana aplikasi benar benar bagus, Negatif testing merupakan sebuah imajinasi bagi seorang developer untuk memikirkan kemungkinan apa saja yang bisa dimasukkan kedalam sebuah form agar data yang masuk benar benar terfilter sesuai dengan perintah sistem dan sesuai dengan harapan dari developer.

Saya berikan contoh tentang negatif teseting untuk sebuah field nama, penyimpanan field nama dalam sebuah aplikasi : 

1. Tidak boleh mengandung selain string
2. String harus antara 5 karakter hingga 30 karakter
3. Tidak boleh ada nama yang sama
4. Harus mengandung Abjact antara A hingga Z, tidak boleh mengandung simbol
5. Nama Harus sesuai dengan KTP

lihat bagaimana sebuah sistem harus memfilter hanya untuk sebuah field nama, bagaimana bila ada banyak field form, ? maka dari itu sebuah aplikasi akan menjadi berkualitas ketika seluruh kemungkinan tersebut tertutup atau terfilter dengan baik.

Mungkin ini yang bisa saya sampaikan, apakah ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut ? 
Silahkan langsung berdiskusi dikolom komentar. 



Muhammad Miftahul Ulum

MuhammadMiftahulUlum.com merupakan blog informasi didirikan mulai tahun 2014 blog ini berbagi tentang informasi dari pengalaman, tips dan trik, komentar dari sisi penulis. Saya adalah seorang yang selalu ingin belajar tentang banyak hal dan membagikan apapun tentang banyak hal.

Diberdayakan oleh Blogger.