Memahami semuanya hanya pemberian

hadiah
Memahami semuanya hanya pemberian - Baik saya akan menjelaskan tentang sebenarnya arti sebuah pemberian. Apapun itu pemberian dan berasal dari mana asal usulnya semuanya itu merupakan pemberian dari sang maha pemberi yaitu Allah. 


Manusia sebenarnya tidak mempunyai apa apa untuk hidup didunia ini, Apa apa yang dimiliki oleh manusia sebenarnya itu hanyalah sebuah pemberian. Tidak ada yang benar benar milik manusia. Saya berikan sedikit contoh umum : kita bisa hidup didunia ini karna adanya sesuatu yang membuat kita bisa hidup, nyawa, anggota tubuh, darah, akal dan lain sebagainya. Pernahkah kita bertanya pada diri kita sendiri, Siapa yang memberikan hal ini semua ?

Tak luput dari itu semuanya, Dari pandangan saya saja. Memiliki harta, istri cantik dan jabatan semua itu juga adalah sebuah pemberian dari sang Maha Pemberin Allah yang diperantarakan oleh sesamanya. Logisnya adalah seperti ini untuk mendapatkan pemberian dari yang maha kuasa. kita harus melakukan suatu usaha (yaitu sebuah pemberian dari kita untuk orang lain) yang nantinya kita diberikan sesuatu yang kita butuhkan dan inginkan. seperti hukum timbal balik tetapi terkadang kita memberikan sebuah usaha usaha tetapi kita tidak mendapatkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan. hukum timbal balik seperti ini dilanggar. Kog aneh ?

Hukum timbal balik sebenarnya adalah ciptaan manusia itu sendiri. Dari kecenderungan manusia yang berfikir itu sering terjadi, maka mereka menyimpulkan sesuatu dari akal mereka. Tetapi tidak ada hukum yang dibuat manusia bisa menjadi sempurna. Kembali ke dalam hukum timbal balik yang sebenarnya terjadi karna allah telah memberikan kedua duanya timbal balik. Tapi terkadang allah hanya memberikan sesuatu pemberian diantaranya saja tidak kedua duanya.

Hal ini membuat kita berfikir, karna hukum timbal balik tidak bisa kita buat sebagai hukum selalu dibenarkan. maka apa yang sebenarnya terjadi ? 

Melihat dari aktivitas manusia untuk bisa hidup disini, tidak lepas dari yang namanya sosial. Itu mengapa manusia disebut juga mahkluk sosial. manusia tidak bisa hidup dengan sendiri harus membutuhkan orang lain. Kembali kedalam memahami pemberian, sebenarnya sudah jelas. Dengan adanya mahluk sosial kita pasti mempunyai hukum beri memberi. Karna sebenarnya manusia itu tidak benar benar memiliki sesuatu yang abadi. Saling membutuhkan itu adalah salah satu sifat lemah manusia. 

Dengan hal ini kita bisa berfikir lebih lanjut, salah satunya bagaimana cara untuk menjadi kaya raya ?. Jawabanya bagaimana caranya kita bisa memiliki banyak uang dan kita tahu bahwa uang itu bukan milik kita. Lalu ......

Bagaimana caranya orang lain memberikan sebagian uang ke kita ?
Mengapa seseorang mau memberikan uangnya ke kita ?
Apa yang kita lakukan agar mereka mau memberikan uang ke kita ?
Pemberian apa yang harus kita lakukan ?

Itu adalah salah satu metode memahami arti pemberian. Sesungguhnya kalo kita berfikir lebih jauh tentang memahami pemberian. Kita tidak akan jauh dari yang maha pemberi. lebih keji lagi kita bisa berfikir bahwasanya untuk menjadi orang yang mempunyai kita juga harus mengurangi kepunyaan orang lain entah itu berupa material ataupun metlurgi. Mengapa bisa begitu ? karna didunia ini harta kekayaan semakin terbatas dan manusia semakin banyak. maka pemberian diantara mahluk sosial akan bertambah dan semakin berebut. 

Benar manusia tidak pernah memiliki harta kekayaan yang benar benar dari mereka sendiri. Harta kekayaan didapatkan juga karna pemberian orang lain. Oleh karena itu janganlah menjadi manusia sombong karena usahanya sendiri atau kerja kerasnya. Padahal sebenarnya semuanya itu adalah pemberian harta, Ilmu, Ilmu pengetahuan, pengalaman dari orang lain yang harus dipertanggung jawabkan nantinya.

Sebagai seorang manusia yang baru hidup didunia. Pemberian pertama adalah sebuah nama yang merupakan sebuah simbol bahwa manusia hidup sebenarnya tidak memiliki apa apa. Hingga akhirnya mempunyai apa apa didunia. Semua tak lepas dari pemberian orang lain dan maha pemberi.

Hanya sebagian orang tertupi atau buta akan hatinya karna dengan usahanya, kerja kerasnya dan akhirnya mendapatkan kebutuhan dan keinginanya mengatakan semua yang didapatkan karna usaha kerasnya bukan karena orang lain bahkan tuhan.

Selesai



Tidak ada komentar:

Silahkan berkomentar sesuai dengan pembahasan konten diatas !!
Komentar tidak boleh mengandung unsur :
- Sara (penghinaan / pelecehan).
- Spamming (comment spam).
Gunakan kesopanan dalam berkomentar !!

Terima kasih atas Masukan, kritikan, saran atau pendapat dari pembaca.
Penulis akan berusaha menyetujui dan membalas secepatnya ^_^.

Diberdayakan oleh Blogger.
close