TikTok Shop Penjualan E-commerce Dilarang Di Indonesia Adil Kah, Pindah Ke mana ?

TikTok Shop Penjualan E-commerce Dilarang Di Indonesia Adil Kah ? - Hari ini berita viral nih dari kalangan masyarakat, Ada yang pro dan ada yang kontra terkait dengan penutupan penjualan di tiktok. Kalo kita lihat tiktok merupakan sebuah sosial media dengan banyak sekali short video, ketika tiktok ini mulai terkenal di indonesia dan banyak penggunanya mulai tiktok untuk memberika fitur ecoomerce agar bisa berjualan.

Bagi sebagian orang tiktok dijadikan sebagai alat untuk berjualan, banyak dari orang indonesia yang berjualan di tiktok dan bisa mendapatkan keuntungan yang cukup bagus, sebagian orang pun juga bisa mendapatkan penghasilan juga.

Entah mengapa anehnya banyak pihak yang ingin memblokir tiktok karena permasalahan produk murah pembeli banyak yang menggunakan proses pengiriman, dan lain sebagainya. Bahkan yang namanya pasar abang itu menjadi sepi karenanya.

Ini aneh ya.. masak karena tanah abang sepi pembeli lalu pemerintah diminta untuk menutup platform ecommerce karena dampak dari hal tersebut membuat mereka yang dipasar kehilangan mata pencarian karena sepi pembeli. Padahal kalo kita menerka nerka. Makin banyak orang yang kehilangan penghasilan di tiktok shop. Tiktok shop juga merupakan para umkm indonesia yang sedang berjualan bukan hanya mereka yang ada dipasar. 

Kalo saya tangkap juga banyak isu yang beredar tentang tiktok, tapi kalo saya jawab bahwa isu tersebut adalah hal mudah untuk dijawab.

1. Isu Tiktok Merusak Pasar

Loh kalo tiktok merusak pasar, shopee, tokopedia juga merusak pasar kenapa, ya karena banyak orang bisa berjualan di ecommer tersebut dengan harga yang murah. dibandingkan toko offline, Bahkan toko onffline itu ada biaya biaya yang dibebankan ke produk tersebut hingga harga menjadi mahal. Itu untungnya berjualan online. 

2. Isu Tiktok tidak support UMK

Yang jualan di tiktok rata rata adalah umkm indonesia sendiri, toh yang beli dan barangnya itu adalah ornag indonesia sendiri.

3. Isu Tiktok banyak produk cina, produk import.

Aneh. Sekarang kan untuk produk import sudah terkena bea cuka  yang tinggi, kalo mereka jual dengan harga murah jelas akan rugi.

4. Isu Tiktok Fyp video produk tersebut sebagai data yang nantinya akan dijadikan produk dibuat di cina. 

kan sudah ada bea cukai, meskipun itu dibuat cina kan akhirnya jadi produk import yang gak bisa jadi produk murah.

Mungkin dari terkenalnya tiktok ini dan merelease fitur live tiktok ecommerce sehingga banyak masyarakat yang enggan untuk belanja keluar, dan akhirnya mending beli di online, karena harganya murah, dapat promo juga, ongkirnya juga gratis, tidak panas panas, tidak parkir juga, tidak habis bensin, resiko rendah tidak dipalak preman, Tidak capek capek keliling mencari yang cocok dan lain sebagainya.

Ya begitulah, namanya teknologi berkembang. Maka mau gak mau orang orang tanah abang harus berallih ke tiktok, beralih ke pasar pasar yang ramai. Itulah tantanganya jaman sekarang. 


Kategori Post : Informasi : viral, agama, tips dan trik, teknologi. Bisnis Internet. Soft Skill. Hard Skill : blogger, pemograman, hacking. Review Wisata : pandangan, politik, review produk. Keuangan : kartu kredit, investasi, pinjaman.

Related Posts

Post a Comment

Lebih bermanfaat bagi para pembaca lainya dengan meninggalkan jejak Komentar ^_^

MMU Menerima Content Placement Dan Back Link
Terimakasih Telah berkunjung , Ada yang bisa saya bantu? ...
Chat Sekarang