Pengalaman Deposito dan Mencairkan Di BNI Syariah mikro

Untuk kalian ingin mengetahui bagaimana pengalaman saya untuk pertama kali deposito. Saya sudah mempunyai ilmu pengetahuan tentang investasi, karena mempunyai banyak sekali tentang investasi yang pernah saya ketahui maka secara otomatis saya menyukai hal investasi tersebut.

Investasi deposito merupakan sebuah wadah tempat bagi kalian yang mempunyai uang yang menganggur atau tidak terpakai. Bila kalian mempunyai uang yang menganggur dan tidak dipakai lebih baik depositokan saja karena setiap tahun uang yang tidak pernah terpakai lebih baik depositokan saja. Karena dapat berkembang uang tersebut.


Pertama kali deposito saya takut karena akan riba. Jadi akhirnya saya depositokan ke bank BNI Syariah di kota lumajang pada tahun 2012. sejumlah uang 2.000.000 rupiah untuk coba coba. Dan juga syarat untuk deposito di BNI syariah tergolong kecil minimal 1 juta rupiah.

Disaat pada tahun 2017 di bulan juli akhirnya saya mencairkan deposito didaerah malang tepatnya di BNI syariah, Pertama awal mula pencairan saya mutar mutar. Karena kenapa, karena informasi yang saya terima memang benar benar membuat saya sangat bigung dari pihak satpam bank. Disaat pencairan saya pergi ke daerah tlogomas bni syariah mikro. eh katanya satpamnya cuman bisa dicairkan di bni syariah cabang lumajang. akhirnya saya balik ke kantor karena saya kesana pas jam istirahat kantor saja. 

Hari kedua saya cari cari ternyata bisa untuk dicairkan dicabang bni syariah malang. Jadi saya kesana untuk mencairkan dana saya. Eh ternyata disana juga, si CSnya bilang bisa dicairkan disini tapi nunggu 1 hari dan itu dapat pinalti / potongan Rp 50.000 haiss. dan ternyata saya disuruh untuk pergi kembali ke BNI syariah mikro tlogomas. karena deposito saya itu adalah depostio mikro. Bukan makro. ada ada aja. Namanya juga pertama kali jadi wajar kalou putar putar.

Akhirnya setelah sampai ditlogomas ternyata bisa, hasemmm Satpam memang kurang tahu. bikin sesat aja. setelah masuk langsung ambil nomer antrian CSnya habis itu diproses. Minta KTP, Tanda tangan dan bayar matrai 6000. Akhirnya pindah ke teller proses untuk mengambil uangnya. Yeahh akhirnya sudah bisa dicairkan.

Jadi selama 4 tahun lamanya bagi hasil dari uang 2 juta rupiah tumbuh menjadi 2,6 juta. jadi untung 600 ribu rupiah. wah lumayanlah dari pada lumanyun jadi setengah juta. hehehe

Ok deh, bagi kalian yang ingin tanya tanya silahkan untuk bertanya aja dikolom komentar. biar saya langsung bisa menjawabnya. hehe

Tidak ada komentar:

Silahkan berkomentar sesuai dengan pembahasan konten diatas !!
Komentar tidak boleh mengandung unsur :
- Sara (penghinaan / pelecehan).
- Spamming (comment spam).
Gunakan kesopanan dalam berkomentar !!

Terima kasih atas Masukan, kritikan, saran atau pendapat dari pembaca.
Penulis akan berusaha menyetujui dan membalas secepatnya ^_^.

Diberdayakan oleh Blogger.